Kampanye sudah mulai berjalan untuk pemilihan presiden periode 2019 – 2024. Banyaknya isu yang mulai bertebaran, setiap kubu memberikan yang terbaik untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Entah dari kubu Nomor 01, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin dan juga Calon Presiden Prabowo Subianto dengan Sandiaga Uno sebagai Calon Wakil Presiden.
Menurut setiap berita yang beredar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang memberikan anggaran untuk dana kampanye paling besar dibandingkan partai partai lainnya. Dana kampanye dari PDIP mencapai Rp 105 Miliar. Menurut salah satu peneliti untuk perkumpulan pemilu mengatakan bahwa setiap dan sebesar dana kampanye yang telah di laporkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sendiri bukan menjadi suatu ajang untuk sombong dan banyak-banyakan, namun ini perlu dicontoh dan dinilai sebagai salah satu bagian dari transparansi dari keuangan PDI Perjuangan.
Fadli Ramadhanil yang merupakan bagian dari Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) ini sendiri menyatakan bahwa pihak dari teman temannya sendiri pernah melakukan riset untuk dana kampanye setiap partai politik. Mereka menemukan bahwa partai politik sendiri belum transparan dan tidak dapat memastikan setiap transparansi dari jumlah hasil dana yang di pergunakan untuk kampanye.
Menurutnya, PDI Perjuangan adalah partai politik yang melaporkan setiap pengeluaran dan dana untuk berkampanye sendiri dalam jumlah yang fantastis besar. Fadli mengatakan bahwa ini adalah upaya yang baik yang di lakukan oleh PDI Perjuangan untuk mencoba transparan dan membuka setiap dana dan laporan keuangan mereka.
Menurut Fadli sendiri, pemilihan presiden tahun 2019 adalah sebuah tes yang harus di lewati partai politik yang dapat menunjukan bahwa setiap pengelolaan untuk partai politik telah berjalan dengan transparan dan baik, apalagi untuk hal yang sangat rawan, yaitu bagian keuangan. Untuk menaikkan tingkat kepercayaan dari masyarakat sendiri, transparan akan hal keuangan sebuah partai politik juga sangat perlu di lakukan.
Teman dan kelompok dari Perludem, Fadli ini justru akan lebih mencurigai dana kampanye kecil. Apalagi yang memiliki dana kecil dengan banyak aktivitas lainnya. Hayo, kita bisa pikirkan bukan, dari mana dana kampanyenya itu.
Jika ada dana kampanye yang paling besar, pasti ada dana kampanye lainnya bukan? Kita akan melihat dari beberapa partai politik mengenai dana kampanye ini. Di urutan pertama ada PDIP seperti yang tadi sudah disampaikan, berjumlah 105 Miliar Rupiah. Disusul juga dengan Partai Gerindra dengan jumlah total dana 75,3 Miliar Rupiah. Gerindra menyebutkan bahwa dana yang ada sendiri berasal dari calon legislatif.
Ada PKS juga yang memberikan laporan pada urutan ke 3 Partai PKS sendiri melaporkan ada 17 Miliar Rupiah untuk kampanye yang berasal dari calon legislatif, di urutan ke empat juga ada Partai PBB dengan dana Rp 15 Miliar yang juga berasal dari Caleg sendiri. Sementara di urutan paling bawah sendiri ada Partai Perindo dengan dana kampanye 1 Juta Rupiah. Untuk Partai yang tergolong besar Demokrat sendiri juga memberikan laporan untuk dana kampanyenya sebesar Rp 839 Juta.
Namun, tidak hanya Partai Politik yang memberikan dana pada awal kampanyenya, namun Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden juga melaporkan. Pasangan nomor urut 01 Jokowi dan Ma’aruf sendiri dana sebesar Rp 11,5 Miliar dan Pasangan Nomor Urut 02 dengan total Rp 2 Miliar. Tentunya setiap dana tersebut masih perlu di lakukan auditing lagi kedepannya.
featured,politik
dana-kampanye,gerindra,kampanye,pdip,pemilu,perludem,pilpres-2019
dana-kampanye,gerindra,kampanye,pdip,pemilu,perludem,pilpres-2019
Artikel yang berjudul “Ini Jumlah Dana yang Dikucurkan PDIP untuk Kampanye Pilpres 2019, Nominalnya Fantastis!” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment