Indonesia memang memiliki jutaan kuliner yang selalu menggoda selera. Bahkan berbagai makanan tempo dulu pun tak lekang dimakan jaman dan masih banyak dinikmati oleh generasi masa kini.
Salah satunya adalah jajanan khas Malang yang masih saja eksis hingga saat ini. Berikut ini adalah beberapa jajanan khas Malang tempo dulu yang masih bisa kamu nikmati:
1. Kucur
Jika di daerah lain dikenal cucur, maka di Malang dikenal dengan sebutan kucur. Kucur dibuat dari adonan telur ayam dan gula merah.
2. Gulali
Jajanan khas Malang lainnya yang masih eksis adalah gulali. Meskipun keberadaan gulali mulai sulit dijumpai, namun jika kamu berkunjung ke sekolah-sekolah, kamu akan menemukan penjual gulali yang murah meriah. Bentuknya yang unik selalu menjadi perhatian anak-anak.
3. Perut ayam
Jajanan pasar yang satu ini berbentuk unik yakni seperti usus yang melingkar-lingkar. Terbuat dari tepung dan gula merah, jajanan pasar ini banyak diminati.
4. Rondo royal
Jajanan khas Malang yang satu ini masih banyak ditemui di beberapa penjual gorengan di pinggir jalan. Selain murah, makanan yang terbuat dari tepung dan tape yang digoreng ini juga sangat enak.
5. Heci ayam
Heci ayam adalah jajanan khas Malang yang berbentuk seperti martabak telur dengan isian ayam dan sayur-sayuran. Heci ayam masih banyak dijumpai di pedagang kaki lima di pinggir jalan. Selain jadi cemilan, heci ayam juga bisa dijadikan sebagai lauk teman makan.
6. Kue pukis
Kue pukis yang berbentuk setengah lingkaran ini memiliki rasa manis yang membuat siapa saja ketagihan. Kue pukis menjadi favorit banyak orang karena kelembutan dan manisnya yang pas.
7. Kue putu
Kue yang satu ini masih banyak kita jumpai dimana-mana. Kepopuleran kue putu memang tidak ada habisnya. Manisnya taburan kelapa dan gula di atas kue membuat kue ini selalu jadi favorit semua orang.
8. Ketan
Jangan bilang sudah pernah ke Malang kalau belum mencoba ketan khas Malang yang melegenda. Tidak lekang dimakan jaman, ketan masa kini divariasikan dengan berbagai toping. Mulai dari durian, keju, coklat, dan lain-lain.
9. Sempol
Sempol khas Malang telah dikenal dimana-mana, tapi biasanya disebut dengan telur gulung. Jajanan khas Malang ini terbuat dari telur yang digoreng lalu digulung pada sebatang tusukan lidi.
Sempol biasanya disajikan juga dengan siraman saus. Kamu bisa dengan mudah menemukan penjual sempol di pinggir jalan karena jajanan ini masih sangat mudah ditemukan.
10. Weci
Weci khas Malang memiliki bentuk seperti bakwan, hanya saja isiannya jauh lebih sederhana. Biasanya weci khas Malang hanya berupa tepung dan tauge yang digoreng.
Meskipun weci begitu sederhana, namun rasanya tetap tidak kalah nikmat dibandingkan dengan cemilan khas Malang lainnya.
Itulah 10 jajanan khas Malang Tempo dulu yang masih eksis hingga sekarang. Meskipun telah melewati puluhan tahun bahkan ratusan, warisan kuliner Nusantara ini masih memiliki banyak penggemar. Saatnya kita sebagai generasi muda untuk selalu melestarikan salah satu bentuk kekayaan Nusantara ini.
Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang kuliner Nusantara.
kuliner
daerah,indonesia,kuliner,makanan,malang,wisata
daerah,indonesia,kuliner,makanan,malang,wisata
Artikel yang berjudul “Inilah 10 Jajanan Khas Malang Tempo Dulu yang Masih Eksis!” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment