Keputihan Dikerubungi Semut, Apakah Normal? - Ide Nasional

Breaking

Friday, November 23, 2018

Keputihan Dikerubungi Semut, Apakah Normal?

Keputihan

Keputihan merupakan hal yang alami dan hanya dialami oleh kaum wanita. Keputihan yang normal akan berfungsi dalam melindungi daerah kewanitaan dari berbagai macam bahaya infeksi. Pada wanita yang mengalami keputihan, akan terdapat lendir yang dikeluarkan ataupun diproduksi oleh servis atau leher rahim.

Fungsi dari keluarnya lendir tersebut adalah untuk membawa sel-sel mati dan bakteri. Kadang kala lendir yang keluar berwarna. Serta dengan tingkat kekentalan yang berbeda bergantung pada siklus menstruasi. Pada keadaan normal, lendir biasanya berwarna bening sampai kekuning-kuningan. Selain itu lendir juga tidak berbau dan juga rasa gatal.

Seseorang yang mengalami keputihan dengan berbagai permasalahan di dalamnya, sebaiknya segera mengkonsultasikan dengan dokter spesialis. Misalnya adanya perubahan warna dan kekentalan, bau yang menyengat dan rasa gatal, atau pun rasa nyeri pada alat vital atau perut.

Keputihan tidak normal biasanya hanya dialami wanita yang belum memasuki masa pubertas, dan selain itu juga pada wanita yang memasuki masa menopause. Ada beberapa tanda yang dapat disebut sebagai keputihan yang tidak normal sebagai berikut:

Keputihan yang disertai rasa nyeri dan perdarahan
Keputihan yang berwarna kuning, hijau atau berbuih
Keputihan dengan disertai luka melepuh di sekitar genital
Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah
Keputihan dengan lendir berwarna merah muda
Keputihan dengan lendir yang cair atau berwarna putih disertai rasa gatal
Keputihan dengan lendir berwarna abu-abu dan menimbulkan bau amis

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan keputihan abnormal. Misalnya adalah karena jamur atau kandidosis vaginalis. Ini menyebabkan keputihan berwarna putih seperti susu dengan sensasi sangat gatal. Bisa juga keputihan disebabkan karena ketidakseimbangan bakteri normal di vagina/vaginosis bakteri. Ini menyebabkan keputihan berwarna putih atau abu-abu disertai bau amis. Selain itu, keputihan yang tidak normal juga dapat disebabkan oleh infeksi parasit maupun infeksi menular seksual.

Selain itu, ada banyak sekali pertanyaan mengapa masalah keputihan dapat dikerubungi semut. Untuk hal tersebut, perlu penanganan yang tepat dengan diagnosa yang tepat pula. Seseorang yang mengalami hal tersebut sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter spesialis kandungan. Dokter spesialis tersebut akan melakukan diagnosa dan memberikan penanganan yang tepat dari masalah keputihan.

Semut pada dasarnya akan mengerumuni apa saja yang membuat mereka suka. Tidak dapat dikatakan bahwa keputihan yang sehat adalah keputihan yang tidak dikerubungi semut. Pun demikian sebaliknya. Tidak dapat dikatakan bahwa keputihan yang tidak sehat adalah keputihan yang dikerumuni semut.

Ada beberapa anjuran yang dapat dilakukan untuk mengurangi keputihan

Menjaga kebersihan daerah kewanitaan, yakni dengan menggunakan air hangat
Mengganti celana dalam minimal dua kali dalam satu hari. Atau segeralah untuk mengganti celana dalam jika sudah lembab atau berkeringat
Memilih celana dalam yang berbahan katun
Menghindari penggunaan sabun pembersih daerah kewanitaan yang mengandung bahan kimia

Menjaga kebersihan organ intim wanita adalah hal sangat penting sekali untuk kamu jaga. Karena di bagian organ intim inilah sangat mudah sekali bakteri dan virus masuk sehingga kita harus menjaganya tetap bersih dengan kadar pH yang seimbang.

health

keputihan,keputihan-dikerubungi-semut

keputihan,keputihan-dikerubungi-semut


Artikel yang berjudul “Keputihan Dikerubungi Semut, Apakah Normal?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment