Pidato Prabowo; Bertujuan Meningkatkan Pendapatan Petani Boyolali - Ide Nasional

Breaking

Sunday, November 4, 2018

Pidato Prabowo; Bertujuan Meningkatkan Pendapatan Petani Boyolali

Pidato prabowo di Boyolali sebenarnya bertujuan ingin meningkatkan pendapatan petani Boyolali agar bisa menginap di hotel mewah berbintang lima. karena pak prabowo tahu betapa sulit kehidupan para petani di zaman pemerintahan jokowi saat sekarang ini.

Walaupun petani menanam padi tetapi hasil panennya tidak bisa dijual karena sudah banyak beras impor yang didatangkan oleh pemerintah dengan harga murah, kalau petani ingin menjual harga beras petani sama seperti harga beras impor maka petani rugi, karena biaya obat dan pupuk mahal.

Bagaimana petani bisa kaya kalau pemerintah mendatangkan kebutuhan pangan Indonesia berasal dari impor, seperti beras impor, gula impor, kedelai impor cabai impor bawang putih dan Garam impor.

Itulah Pidato pak prabowo membahas masalah kemiskinan para petani di Boyolali, hanya petani yang kaya raya bisa menginap di hotel berbintang lima, itulah pak Prabowo menceritakan tentang mahalnya biaya menginap di hotel berbintang lima  di Jakarta.

Inilah kutipan pidato pak Prabowo “”saya memberi jiwa saya dan raga saya untuk bangsa ini. Tetapi begitu saya keliling Jakarta saya lihat gedung-gedung mewah, gedung-gedung menjulang tinggi, hotel-hotel mewah, sebut saja hotel mana di dunia yang paling mahal ada di Jakarta.

Ada Ritz-Calten, ada apa itu, Waldoft Astoria. Namanya saja kalian nggak bisa sebut. Dan macam-macam itu semua, tapi saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? ( “betul”, sahut para hadirin dalam acara tersebut).

Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir, tampang kalian tampang tidak orang kaya, tampang kalian, tampang Boyolali, ini, betul, ( “betul,” sahut tertawa para hadirin dalam acara tersebut).

Pidato pak prabowo mengenai tampang Boyolali menjadi viral padahal perkataan pak Prabowo menggunakan kalimat “mungkin diusir” istilah mungkin diusir artinya belum tentu diusir bisa juga diperbolehkan masuk menginap di hotel Ritz-Calten, dan Waldoft Astoria.

Padahal perkataan tersebut hanya bercanda saja, itulah pak pak prabowo bertanya apa “betul” belum pernah masuk hotel Ritz-Calten, dan  Waldoft Astoria mereka  warga boyolali menjawab dengan jujur “Betul” artinya warga Boylali mengakui memang betul mereka belum pernah masuk di hotel  Ritz-Calten, dan Waldoft Astoria.

Coba cek  dan buktikan di hotel Ritz-Calten, dan Waldoft Astoria, apakah pernah ada orang boyolali yang menginap di hotel Ritz-Calten, dan hotel Waldoft Astoria berapa orang?

Bukan maksud pak Prabowo menghina tampang orang-orang Boyolali seakan mereka itu orang-orang miskin, karena memang tidak semua orang pernah menginap di hotel Ritz-Calten, dan hotel  Waldoft Astoria karena terlalu mahal.

Coba kita tanya tetangga kita  yang kaya raya dan pengusaha apakah pernah mereka menginap di hotel Ritz-Calten, dan hotel Waldoft Astoria?.

Gambaran tentang tarif hotel yang mahal tentu saja bagi petani saat sekarang tidak mungkin petani bisa menginap di hotel di hotel Ritz-Calten, dan hotel  Waldoft Astoria?.

Karena pertanian kita ambruk tidak ada peningkatan swasembada pangan,  kebutuhan pangan bangsa Indoensia berasal dari impor beberapa negara., itulah pak prabowo punya strategi khusus untuk meningkatkan swasembada pangan agar pendapatan petani bertambah dan bisa menjadi orang yang mampu bisa menginap di hotel berbintang lima.

Dengan adanya Swasembada pangan pendapatan petani meningkat, rakyat Indonesia makan dari hasil panen petani Indonesia, tidak ada lagi rakyat makan beras impor berasal dari  beberapa negara.

Indonesia akan menjadi bangsa yang besar  dan mandiri, mampu memenuhi kebutuhan pangan di negaranya sendiri, itulah pemimpin yang hebat pemimpin yang peduli pada nasib rakyatnya, meningkatkan taraf hidup petani, nelayan, buruh dan  guru Honorer diangkat menjadi PNS.

Marilah kita bersama-sama memikirkan kemajuan bangsa dan negara, kita manfaatkan kekayaan alam kita untuk kesejahteraan rakyat, dan kita manfaatkan lahan-lahan kosong untuk pertanian.

Di saat kampanye pilpres pasti ada hal-hal yang tidak disukai dari perkataan capres sebaiknya di musyawarahkan dulu agar suasana kampanye pilpres tetap sejuk dan damai, karena perkataan pak prabowo hanyalah bercanda bukan menghina warga Boyolali, kita semua tahu tidak semua orang bisa nginap ke hotel mewah di jakarta.

Apabila perkataan pak Prabowo menyinggung perasaan warga Boyolali lebih baik di musyawarakan dulu dengan damai agar tidak ada orang yang menghasut dan mengadu domba dan juga tidak perlu melaporkan ke polisi.

Itu hanyalah sebuah perkataan bercanda bercerita tentang kemiskinan petani di indonesia karena terlalu banyaknya kebutuhan pangan Indonesia berasal dari impor.


Artikel yang berjudul “Pidato Prabowo; Bertujuan Meningkatkan Pendapatan Petani Boyolali” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment