‘Politik Genderuwo’ Dengan ‘Politikus Sontoloyo’ Istilah Jokowi - Ide Nasional

Breaking

Saturday, November 10, 2018

‘Politik Genderuwo’ Dengan ‘Politikus Sontoloyo’ Istilah Jokowi

Salah satu tokoh di Indonesia yang selalu menjadi sorotan publik dan kehidupannya selalu menjadi perbincangan semua orang, apalagi beliau memilih untuk menjadi calon presiden pertahanan di setiap kegiatannya akhir akhir ini selalu saja di anggap dari upaya kampanye untuk menjatuhkan lawan.

Padahal bukan itu tujuan sebenarnya, hanya mengingatkan masyarakat yang memang di bawah naungan seorang presiden sebagai pemimpin sekaligus orang tua dalam berbangsa dan bernegara. Siapa lagi beliau kalau bukan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.

Presiden yang satu ini selalu menjadi kontroversi, setiap ucapannya yang ada di pidatonya, selalu menjadi kutipan dan menjadi sorotan publik, entah untuk menghancurkannya ataupun untuk mensupportnya.

Belum  lama ini, ia sempat menjadi sebuah kontroversi karena menyebut ada oknum oknum sontoloyo yang duduk di bangku pemerintahan. Beliau bermaksut mengarah kepada oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dan tidak ada maksud tersembunyi untuk mengerucut ke salah satu orang. Setiap oknum yang melakukan tindakan tidak jujur itu lah yang di sebut Orang nomor satu di Indonesia ini oknum dan politik sontoloyo.

Tentunya, beliau kecewa dengan beberapa oknum yang telah di percaya oleh pemerintah dan rakyat namun dengan mudahnya mereka langsung melepas dan membuang kepercayaan itu begitu saja dengan banyak cara, ada dengan korupsi, menerima suap, dan banyak lainnya.

Tentunya ini membuat presiden sekaligus Bapak negara ini sedih melihat pelayan masyarakat berperilaku seperti itu.

Beberapa hari lalu, tepatnya pada Jumat lalu (09/11) di salah satu Kabupaten di Jawa Tengah. Beliau mengungkapkan bahwa setiap hal yang berbau politik itu sangat amat menakutkan, membuat setiap orang takut, bukan takut karena seram, namun karena adanya kekhawatiran.

Selain membuat takut tersebut, politik Zaman now ini juga sangat tidak pasti. Hari ini mengarah A, besok bisa berubah lagi. Nah, dari setiap hal seperti ini kan membuat keraguan pada setiap masyarakat. Akhirnya masyarakat ragu dan berpikir apakah yang di ucapkan pemimpin tersebut benar? Atau salah? Itu yang beliau sampaikan pada pidatonya.

Menurutnya, Cara politik ini sangat tidak memiliki etika. Masyarakat sendiri yang notabene adalah anak anak dari Indonesia di buat ketakutan dengan adanya politik. Ia bertanya apakah ini adalah hal yang benar? Dan beliau mengatakan bahwa sudah sering ia katakana bahwa ini lah yang di sebut politik Genderuwo, karena suka menakuti.

Jika anda melihat setiap video pidatonya, anda tidak akan melihat adanya nama ataupun mengerucut pada perilaku satu orang, namun setiap oknum nakal. Namun, tetap saja beliau memiliki haters yang tidak pernah stop memperhatikan kehidupannya.

Partai Gerindra tidak merasa bahwa yang di sebutkan adalah mereka, karena mereka merasa bahwa mereka tidak pernah menakut nakuti masyarakat dengan politik ini sendiri..

Ketika presiden Jokowi sekali lagi mulai di Tanya mengenai politik Genderuwo ini sendiri, beliau menjawab, setiap politik yang melakukan propaganda, membuat takut, ke khawatiran, keraguan ini jangan di teruskan karena ini cara berpolitik yang salah.

Tidak hanya Gerindra yang bereaksi, namun ada salah satu partai yang berada di kubu Gerindra sendiri, PKS. Mereka Menyebutkan bahwa sikap dari Genderuwo adalah suka menutupi, memanipulasi atau membohongi, karena genderuwo bisa berubah wujud. Jadi mereka menyimpulkan itu adalah seorang penguasa.

Tim kubu kemenangan Presiden Jokowi juga memiliki tanggapan berbeda, mereka mengatakan, dengan tenang, nyaman, bahagia, gembira, dan senang karena mendapatkan ilmu. Menurut mereka yang di maksud kan oleh presiden Jokowi salah satunya adalah pak Prabowo yang sering menyampaikan kata pesimis untuk bangsa Indonesia.

featured,politik

jokowi,pidato,politik-genderuwo,politikus-sontoloyo

jokowi,pidato,politik-genderuwo,politikus-sontoloyo


Artikel yang berjudul “‘Politik Genderuwo’ Dengan ‘Politikus Sontoloyo’ Istilah Jokowi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment