Tidak Ingin Di Hukum Berat, Zumi Zola Menangis Ingat Keluarga! - Ide Nasional

Breaking

Friday, November 23, 2018

Tidak Ingin Di Hukum Berat, Zumi Zola Menangis Ingat Keluarga!

Masa sekarang ini semakin lama semakin setiap orang yang di pilih dan di percaya oleh masyarakat banyak yang mengecewakan masyarakat. Ini membuat tingkat kepercayaan dan respon dari masyarakat untuk ikut melaksanakan politik di negara ini semakin menurun.

Bagaimana tidak, setiap hal yang di lakukan pemimpin daerah yang memang banyak memiliki godaan untuk menjadi nakal sendiri terbukti.

Salah satu godaan terbesar seseorang ketika menjadi seorang politikus sendiri adalah terjerat salah satu kasus kriminal yang bernama Korupsi. Korupsi merupakan salah satu momok bagi negara ini.

Setiap orang merasa tidak bersalah dalam melakukan korupsi ini. Hanya berpikir mengenai diri sendiri. Padahal mereka di pilih untuk menjadi wakil rakyat dan mengabdi pada bangsa dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Walaupun tidak semua kepala daerah dan pemimpin daerah melakukan tindakan kriminal tersebut, namun tidak sedikit juga yang terlibat dalam korupsi.

Tentunya yang sangat merugikan negara. Salah satunya adalah Gubernur Jambi yang terkenal sangat tegas dan membela rakyat karena videonya yang viral saat memarahi orang orang yang berada di rumah sakit milik negara.

Namun, dari setiap sikapnya itu, ternyata tidak semua yang ia lakukan adalah tulus. Ya! Siapa lagi kalau bukan Zumi Zola.

Ia tertangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam kegiataannya yang merugikan negara. Bahkan kemarin (22/11) sendiri, Zumi Zola memang terlihat sedang menangis ketika membacakan pleidoi di pengadilan negeri Jakarta.

Beliau mulai menangis ketika membahas mengenai anak, istri, ayah dan ibunya. Memang ia pertamanya menyatakan bahwa berada di tahanan KPK sendiri tidak pernah di bayangkan oleh dirinya sendiri.

Ia juga mulai menangis ketika ia mulai menyatakan menghadapi kenyataan tersebut, pikirannya langsung mulai memikirkan keluarga, isteri, anak anak dan orang tua yang sangat beliau kasihi.

Ia juga bercerita mengenai keputusan ketika ia mulai masuk ke dunia hiburan yang akhirnya menjadikan dia Artis. Menjadi seorang artis menurutnya adalah langkah yang tidak buruk.

Ia merasa menjadi seorang artis pendapatannya jauh lebih naik di bandingkan menjadi politisi. Karena ia ini adalah tipe orang yang selalu au berusaha tidak membebani ayahnya.

Katanya, ketika dirinya menjadi artis, Zumi sudah bisa membeli rumah, aset, dan lainnya. Namun ayahnya masih merasa memiliki tanggung jawab untuk bersekolah kembali ke Inggris dan memutuskan untuk berhenti dari dunia hiburan.

Setelah menempuh pendidikan ini sendiri lah dirinya sangat di support oleh ayahnya yang dahulunya seorang Gubernur Jambi untuk terjun ke politik dan bergabung di dalam salah satu partai di Indonesia. Akhirnya beliau ini terpilih menjadi kepala daerah untuk kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dan beberapa tahun setelah itu juga di dukung oleh keluarga beserta partai untuk mengusungnya di Pemilihan Kepala Daerah Jambi pada tahun 2015. Sehingga beliau akhirnya terpilih dan di lantik pada bulan Februari 2016.

Pada saat itu memang, Zumi memiliki uang simpanan di brankas yang di sita oleh KPK. Ia berharap bahwa hakim bisa memikirkan untuk mengembalikan uang simpanan itu yang tidak ada sangkut pautnya dengan korupsi yang menimpanya.

Uang simpanan yang berada di brankas itu juga adalah sebagian dari hasil kerja menjadi Artis, Kepala Daerah, Pemberian Ayah dan juga sisa kuliah di Inggris.

Zumi sendiri menyatakan bahwa itu sangat amat membantu dirinya dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama Zumi dalam masa penghukuman di penjara. Uang simpanan tersebut juga masih bisa di gunakan dalam perawatan diabetes.

featured,politik

kasus-zumi-zola,zumi-zola,zumi-zola-menangis

kasus-zumi-zola,zumi-zola,zumi-zola-menangis


Artikel yang berjudul “Tidak Ingin Di Hukum Berat, Zumi Zola Menangis Ingat Keluarga!” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment