Di Indonesia sangat terkenal mulai banyak sekali orang orang yang mulai berani untuk meng – kritik, memberikan komentar dan juga memberikan banyak sekali masukan yang tidak membangun dan malah menjatuhkan pemerintahan sekarang.
Tidak hanya itu, Sudah mulai banyak berita berita hoax atau berita bohong yang sudah perlahan lahan mulai terbuka, dan tidak ada satu orang pun mau bertanggung jawab mengenai hal tersebut. Sebenarnya, Berita itu sendiri berasal dari setiap orang orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin menjatuhkan dan memperkeruh suasana dari Negara Indonesia ini sendiri.
Menanggapi mengenai setiap berita bohong dan setiap orang orang yang berani untuk meng – kritik Pemerintah tanpa memikirkan gaya bahasa dan juga termasuk apapun yang mereka kritik alias tidak mengerti apa yang mereka sedang kritik sebenarnya adalah hal hal yang sangat tidak baik dan tidak patut untuk dilakukan.
Presiden Joko Widodo selaku Orang nomor satu di Indonesia saat ini sendiri juga menanggapi hal hal ini dengan serius. Setiap berita kebohongan yang mulai keluar dari setiap orang orang ini sendiri tidak bisa di biarkan begitu saja, karena ini akan merusak nama baik seseorang.
Presiden Joko Widodo sering menjadi bulan bulanan dari setiap orang orang ini sendiri, bahkan Presiden Jokowi mengatakan bahwa Pemerintahannya sekarang ini sangat terbuka untuk setiap kritik yang masuk.
Dan setiap orang yang ingin memberikan masukkannya karena dirinya juga menyadari bahwa di dalam pemerintahannya masih banyak yang kurang dari setiap kebijakan di dalam pemerintahannya empat tahun terakhir.
Presiden Jokowi sendiri juga mengajarkan untuk memberikan kritik dengan tepat dan tidak hanya berangin saja, tapi melalui data data statistik dengan penyampaian dan gaya bahasa yang baik akan membuat suasana akan jauh lebih baik bukan?
Jika kita ingin Indonesia menjadi lebih baik, dan kita mau hidup dengan maju di Indonesia, maka Pemerintahan sangat membutuhkan kritik yang membangun dan juga sesuai dengan data yang ada dan fakta yang ada.
Bukan sekedar kebohongan dan pembodohan kepada masyarakat apalagi yang di namakan provokasi, menyebarkan pesimis, menakuti bangsa ini sendiri, yang sebenarnya bisa maju jadi tidak berani melangkah untuk maju. Itu kata Orang nomor satu di Indonesia di Istana Negara pada Senin pagi (10/12).
Presiden sendiri menyatakan ini kepada setiap anggotanya yang berada di bagian Hubungan Masyarakat atau yang biasa di singkat menjadi HUMAS. Dan Lembaga nasional dari hubungan Masyarakat ini sendiri.
Menurut Presiden Jokowi, Hubungan Masyarakat sendiri sangat amat menjadi bagian terpenting di dalam membangun kepercayaan dari masyarakat yang mungkin pudar karena ada beberapa oknum dari pemerintah mulai bermain dan juga tidak dapat di percaya seperti oknum yang korupsi uang uang rakyat negara Indonesia sendiri.
Jokowi Menyatakan bahwa untuk setiap anggota bapak ibu yang duduk di posisi Hubungan Masyarakat di dalam Pemerintahan juga sama. Mereka memiliki kewajiban untuk membangun setiap reputasi dan membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Bahkan Presiden Joko Widodo sendiri juga mulai menyambut baik setiap perkumpulan Hubungan Masyarakat ini sendiri.
Dan menghadiri acara tahunannya dan memberikan tema #IndonesiaBicaraBaik yang memang sangat memiliki kesamaan topik dengan ajakan kepada masyarakat untuk memberikan hal yang positif kepada pemerintahan, walaupun bersifat kritik namun kritik yang membangunlah yang sangat di butuhkan oleh Indonesia sekarang ini sendiri.
featured,nasional
indonesia,jokowi
indonesia,jokowi
Artikel yang berjudul “Jokowi: Kritik Ke Pemerintah Harus Berdasar Data, Jika Tidak, Itu Kebohongan!” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment