Perbedaan Pilihan Tidak Seharusnya Dijadikan Alat Untuk Saling Menjatuhkan - Ide Nasional

Breaking

Sunday, December 16, 2018

Perbedaan Pilihan Tidak Seharusnya Dijadikan Alat Untuk Saling Menjatuhkan

Beberapa bulan mendatang merupakan pesta demokrasi di mana akan dipilih presiden beserta wakilnya yang tentunya berhak untuk memimpin negara ini selama kurun waktu 5 tahun.

Tentunya dalam kontestasi politik tidak selalu hanya ada satu calon saja, terkadang terdapat banyak calon, bukan hanya pemilihan presiden, tetapi pemilihan gubernur, walikota juga selalu memiliki lebih dari satu pasang sehingga proses memilih menjadi lebih sengit sebagai akibat perbedaan pandangan.

Contohnya pada pemilihan presiden yang akan dilaksanakan bulan April 2019 mendatang terdapat dua calon kuat presiden dan wakil presiden Indonesia yaitu kubu Jokowi yang berpasangan dengan Maruf Amin dan Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Kedua pasangan ini menjadi perbincangan sangat hangat menjelang pilpres 2019 mendatang. Baik kubu Jokowi maupun Prabowo tentu sama- sama memiliki misi besar untuk menjadi presiden.

Oleh karena itu berbagai langkah strategis gencar dilakukan kedua pasangan calon ini, seperti kampanye, sosialisasi dan juga hal lainnya yang bertujuan untuk menggalang dukungan dari masyarakat.

Namun fenomena pada kontestasi pilpres sekarang justru menampilkan sebuah kondisi di mana masyarakat saling menjatuhkan hanya karena perbedaan pandangan dan pilihan.

Contohnya seperti masing- masing kubu yang saling menjelekan lawannya dengan cara menyebarkan isu hoax ataupun menebar kebencian yang berlebihan.

Kita lihat pada konteks hari ini, di mana jagat media sosial dipenuhi dengan perdebatan tidak sehat terkait pilpres 2019 mendatang, di mana masyarakat saling menghujat dan menjatuhkan lawannya dengan menyebarkan info ataupun berita yang tidak benar.

Hal seperti ini tentu sangatlah tidak fair karena melalui tindakan seperti itu, akan tercipta sebuah ketidak stabilan yang akan beresiko pada munculnya konflik yang didasarkan pada perbedaan pandangan dan pilihan.

Memang masing- masing calon sama- sama membidik hasil menang pada kontestasi pilpres 2019 mendatang, akan tetapi kita selaku pemilih seharusnya mampu bertindak rasional dan tentunya bersifat fair tanpa harus menjatuhkan calon tersebut dengan menyebarkan hoax ataupun ujaran kebencian.

Selaku masyarakat milenial, seharusnya kita mampu menjadi pelopor terciptanya integritas politik yang bermartabat dan juga menjunjung tinggi rasa sportifitas tanpa berusaha menimbulkan konflik atas perbedaan.

Memang benar setiap dari kita memiliki perbedaan cara pandang terhadap seorang aktor politik, akan tetapi perbedaan bukan dijadikan dasar untuk saling menjatuhkan apalagi sampai mengungkapkan ujaran kebencian yang bersifat berlebihan.

politik

opini,pilpres-2019,politik

opini,pilpres-2019,politik


Artikel yang berjudul “Perbedaan Pilihan Tidak Seharusnya Dijadikan Alat Untuk Saling Menjatuhkan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment