Kemana angin pergi, lalu kapan ia kembali ?
Dimana ia berakhir, dan apa yang ia tuju?
Bagaimana caraku untuk mengenalimu
Kau berlalu cepat, tak pernah bisa singgah
Aku tak pernah tahu kau datang ataukah sudah pergi
Aku hanya merasakan kau menerpaku
Lembut, penuh tanya
Kau bawa awan bersamamu, meniupkannya, mengajaknya pergi
Lalu aku, kau tinggalkan di atas tanah, berkhayal
Mengapa bukan aku yang kau bawa, agar aku tahu kemana kau berakhir
Mengapa bukan aku yang kau bawa, agar aku tak bosan di bawah sini
Hanya melotot sepanjang hari, lelah dengan tidur
Pilu dengan tangis, mengering bersama rindu
Aku billang bawa aku
Sekarang
Bawa saja aku pada penciptamu
sastra
puisi,sastra
puisi,sastra
Artikel yang berjudul “Puisi: Kemana Angin Pergi – Doripos” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment