Nama Kota Palangkaraya kembali jadi bahan pembicaraan hangat belakangan ini, hal tersebut tak lepas dari mencuatnya kembali rencana pemindahan ibukota Indonesia. Ya, seperti yang sudah diketahui, dalam sebuah rapat bapak Presiden Joko Widodo memang kembali memunculkan gagasan untuk memindahkan ibukota dari Jakarta, dan nama kota Palangkaraya jadi satu kota yang memiliki potensi paling besar untuk hal itu.
Palangkaraya sendiri merupakan sebuah kota yang saat ini menjadi ibukota provinsi Kalimantan Tengah. Memiliki sejumlah keunikan serta potensi potensi penopang kota pemerintahan, Palangkaraya memang dinilai sebagai kota yang ideal menjadi ibukota negara.
Bahkan menurut sejarah, nama kota Palangkaraya sudah direncanakan menjadi ibukota Indonesia, sejak masa pemerintahan presiden Soekarno. Dalam sebuah buku karya Wijanarkan yang berjudul Soekarno dan Desain Rencana Ibu Kota RI, terdapat nama Palangkaraya yang direncanakan akan menjadi ibukota baru Indonesia.
Agar lebih mengenal kota yang berada tepat di tengah tengah wilayah kepulauan Indonesia ini, berikut fakta fakta yang sudah dirangkum dari berbagai sumber mengenai kota Palangkaraya.
1Kota yang Sangat Luas Namun Memiliki Penduduk yang Sedikit
Salah satu keistimewaan Palangkaraya adalah wilayahnya yang sangat luas, yakni mencapai 2.400 km persegi, sangat luas bukan? butuh 4 kota Jakarta untuk bisa menyamai luas Palangkaraya.
Tidak sampai disitu, keistimewaan lainnya adalah, Palangkaraya memiliki jumlah penduduk yang relatif cukup sedikit. Berdasarkan sensus di tahun 2010 lalu, penduduk di kota ini hanya mencapai 230 ribuan jiwa. Hal ini tentunya membuat Palangkaraya memiliki kepadatan penduduk yang rendah, yakni hanya 92 jiwa per kilometer. Bandingkan dengan Jakarta yang kepadatan penduduknya mencapai 15 ribu jiwa per kilometer.
2Daerah yang Paling Jarang Ditimpa Gempa
Di Indonesia, Palangkaraya menjadi kota yang paling jarang ditimpa bencana alam gempa bumi, hal ini karena topografi dan letak geografisnya yang istimewa. Meski Palangkaraya sendiri masih rawan longsor karena berada di kawasan tanah gambut, namun jarangnya bencana singgah ke kota ini membuat pemerintah memang sangat tertarik dengan kota cantik ini.
3Pembangunan Belum Gencar
Rendahnya kepadatan penduduk menandakan kota ini masih belum gencar melakukan pembangunan, jalanan pun masih bebas macet. Situasi tenang inilah yang sangat cocok apabila Palangkaraya dijadikan pusat pemerintahan Indonesia.
4Memiliki Potensi Pariwisata yang Tinggi
Memiliki kawasan yang 75% masih didominasi oleh hutan dan rawa, membuat potensi wisata alam di Palangkaraya sangat sangat tinggi. Ada berbagai jenis hutan di kota ini, dari mulai hutan lindung, hutan konservasi, sampai hutan lindung tangkiling. Beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi turis di kota Palangkaraya ini adalah Jembatan Kayahan dan Tugu Soekarno. Tentu saja bisa ini jadi wilayah yang bisa dikelola dengan baik.
5Potensi Ekonomi yang Bisa Dikelola Langsung Pemerintah Pusat
Terdapat banyak potensi Ekonomi juga yang bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh pemerintah pusat. Diantaranya adalah Perkebunan, Pertanian, Peternakan, hingga Industri. Apabila sektor tersebut bisa dikelola dengan baik maka bisa menghasilkan pemasukan juga untuk negara.
6Kota yang Dibangun Langsung Oleh Soekarno
Keistimewaan lainnya dari kota ini adalah, dibangun langsung oleh bapak Proklamator kita, Bapak Ir. Soekarno. Setelah melalui proses yang panjang pada tanggal 23 Mei 1957 kota ini pun lahir dan hingga kini setiap tanggal 23 Mei ditandai sebagai hari jadi kota Palangkaraya. Dan tugu tempat Soekarno pertama kali membangun kota ini diberi nama Tugu Soekarno.
daerah
daerah,ibukota-indonesia,palangkaraya
daerah,ibukota-indonesia,palangkaraya
Artikel yang berjudul “6 Fakta Tentang Palangkaraya, Kandidat Terkuat Ibukota Indonesia yang Baru” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment