4 Kasus Ospek yang Mencoreng Pendidikan di Indonesia - Ide Nasional

Breaking

Sunday, September 1, 2019

4 Kasus Ospek yang Mencoreng Pendidikan di Indonesia

Setelah sempat mereda, kasus penganiayaan di IPDN sempat mencuat kembali. Ini dipicu dari tewasnya Praja Sulawesi Utara bernama Jonoly Untayanadi (25). Praja ini mengembuskan napas terakhir saat mengikuti orientasi, Jumat (25/1/2019).

Dari keterangan kerabat korban, Anton Jabarmase, Jonoly sebelumnya sering keluar masuk rumah sakit akibat disiksa para seniornya.

“Sebelum ini, dia (korban) juga pernah masuk rumah sakit karena disiksa. Orangtuanya ada di Tual, Maluku Tenggara. Bapaknya baru meninggal sebulan yang lalu,” ujar Anton di kamar jenazah RS Malalayang.

Sementara itu, pihak IPDN mengatakan praja muda ini tewas akibat terperosok saat melewati kolam sedalam 2 meter.

3. Tewasnya Taruna STIP

Kasus tewasnya taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Dimas Dikita Handoko (19), rupanya hanya dipicu masalah sepele. Dimas yang merupakan taruna tingkat pertama sekolah pelayaran tersebut dinilai tidak kompak serta tak respek jika berhadapan dengan para seniornya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi mengungkapkan, para pelaku mengaku ditegur oleh taruna semester IV yang menyebut bahwa korban tidak respek dan tidak kompak.

“Selanjutnya para korban dipanggil ke tempat kos pelaku Angga. Di mana rumah kos tersebut kerap dipakai para pelaku berkumpul,” jelas Daddy di Mapolres Metro Jakarta Utara.

Daddy mengatakan, rumah kos tersebut mempunyai dua lantai di mana pelaku Angga menyewa di lantai bagian atas. Di lantai dua sendiri, terdapat tiga ruangan.

“Lantai bawah itu dihuni pemilik kos. Di lantai dua disewa pelaku Angga, di lantai dua ada kamar mandi, ruang tengah dan satu ruangan yang lumayan besar. Kasur ditaruh di ruang tengah,” jelas Daddy.

Daddy melanjutkan, awalnya para pelaku meminta 14 taruna tingkat 1, termasuk Dimas, untuk datang ke rumah kos tersebut.

“Tapi yang datang cuma tujuh orang, termasuk Dimas. Dimas sendiri datangnya paling terakhir. Makanya dia masih memakai seragam,” ucap Daddy.


Artikel yang berjudul “4 Kasus Ospek yang Mencoreng Pendidikan di Indonesia” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment