Seberapa penting nilai kenyamanan dalam berpakaian? Tidak semua orang memperhatikan hal ini karena mode juga tidak luput dari pertimbangan. Ketika berada di daerah panas, mode bukanlah menjadi pertimbangan utama dalam memilih pakaian. Ini karena mode memang dikalahkan oleh kenyamanan. Mereka yang tinggal di daerah panas akan berpikir untuk menemukan bahan pakaian yang tepat untuk dikenakan.Terdapat beberapa bahan pakaian yang direkomendasi untuk daerah panas adalah sebagai berikut.
1Denim
Bahan denim adalah rekomendasi bahan pakaian yang dapat dikenakan untuk daerah panas. Nama bahan denim sendiri diambil dari nama kota Nimes, Perancis. Awalnya, denim dinamakan dengan Serge de Nimes yang disingkat dengan de Nimes atau denim. Denim diproduksi dari katun twill yang terkenal kokoh dan identik dengan warna biru.
2Jersey
Bahan pakaian yang cocok untuk musim panas selanjutnya adalah bahan jersey. Bahan ini merupakan jenis tekstil rajutan yang terbuat dari serat katun dan serat sintetis. Bahan jersey biasa disebut dengan katun stretch yang bertekstur lebih halus dan tidak berbulu. Pada umumnya, bahan Jersey digunakan sebagai bahan kaos bola dan bahan selimut yang memang dingin dan nyaman ketikaa dikenakan. Itulah sebabnya kenapa bahan jersey sangat direkomendasikan bagi daerah panas.
3Katun
Katun adalah bahan tekstil bertekstur lembut yang dapat memudahkan keringat terserap secara baik ketika cuaca panas. Kehadiran katun memang bukan pendatang baru di kalangan industri dan memang tercatat paling banyak digunakan. Lebih lagi, designer Rimzim Dadu menyebutkan bahwa katun adalah bahan pakaian terbaik sepanjang masa.
4Linen
Bahan linen adalah jenis bahan pakaian yang cocok untuk daerah panas yang terbuat dari serat tumbuhan linen. Bahan linen merupakan bahan pakaian favorit bagi penduduk Eropa karena ketahanannya yang mampu bertahan hingga puluhan tahun jika dirawat dengan baik.
Bahan linen diklasifikasikan sebagai bahan pakaian yang istimewa karena bertekstur halus dan sedikit berkilau ketika disentuh.
5Polyester
Bahan polyester merupakan bahan pakaian yang cocok untuk daerah panas yang terbuat dari bahan sintetis yang melewati proses polimerisasi asam terephthalate dan etilen glikol. Bahan pakaian yang terkenal awet dan sejuk dikenakan di daerah panas dipatenkan dan diproduksi oleh J.T. Dickson dan J.R. Whinfield pada tahun 1941 di bulan Juli, berlokasi di Manchester, Inggris. Beberapa pemanfaatan polyester digunakan pada celana, jaket, kemeja, kaos, jilbab, dan lainnya
6Sutera
Sutera atau sutra adalah bahan pakaian yang cocok untuk daerah panas yang terbuat dari serat alami melalui proses penenunan. Bahan sutera pada umumnya dihasilkan oleh kepompong ulat sutera. Bahan sutera bertekstur lembut, halus, dan tidak licin. Kemampuannya dalam membiaskan cahaya membuatnya sangat vocok dikenakan di daerah panas.
7Viscose
Bahan pakaian yang cocok untuk daerah panas yang terakhir adalah bahan Viscose. Jenis bahan ini pertama kali berkembang di Eropa yang ditemukan oleh Hilaire de Chardonnet yang merupakan seorang ilmuwan Perancis. Diketahui bahwa bahan Viscose yang dibuat oleh Hilaire terbilang mudah terbakar. Sehingga, pembuatan bahan Viscose disempurnakan oleh para ilmuwan Inggris yaitu Clayton Beadle, Charles Frederick Cross, dan Edward John Bevan pada tahun 1905.
Nah, itulah beberapa bahan pakaian yang cocok untuk daerah panas. Pilihlah jenis bahan pakaian yang benar-benar membuat Anda nyaman hingga mengurangi rasa panas ketika mengenakannya.
fashion
bahan-baju,bahan-kaos,daerah-panas
bahan-baju,bahan-kaos,daerah-panas
Artikel yang berjudul “7 Bahan Pakaian yang Cocok untuk Dipakai di Daerah Panas” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment