HEADLINE: 575 Anggota DPR RI Dilantik, Optimistis Ubah Citra Suram Legislator? - Ide Nasional

Breaking

Tuesday, October 1, 2019

HEADLINE: 575 Anggota DPR RI Dilantik, Optimistis Ubah Citra Suram Legislator?

Ide Nasional, Jakarta – “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa,” demikian sumpah yang diucapkan 575 anggota DPR.

Pelantikan anggota DPR ini digelar pada Selasa (1/10/2019). Sidang paripurna pelantikan dan pembacaan sumpah dipimpin pimpinan sementara dewan.

Mereka adalah Abdul Wahab Dalimunthe dari Partai Demokrat Dapil Sumut 1 sebagai anggota tertua. Sementara, wakilnya adalah Hillary Brigitta Lasut, sebagai anggota DPR termuda dari Nasdem Dapil Sulawesi Utara.

Pada periode kali ini, PDIP Perjuangan paling banyak mendapat jatah kursi di DPR. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memborong 128 kursi. Partai berlambang banteng moncong putih ini memperoleh 27.503.961 suara atau 19,33%.

Kursi terbanyak kedua diraih Partai Golongan Karya (Golkar) sebanyak 85 kursi dengan perolehan suara 17.229.789 atau 12,31%. Adapun partai yang berhasil memperoleh suara terbanyak ketiga adalah Gerindra, yaitu 78 kursi dengan perolehan suara 17.596.839 atau 12,57%. Selanjutnya adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 59 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 58 kursi, dan Demokrat sebanyak 54 kursi.

Sementara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil memperoleh 50 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) sebanyak 44 kursi, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 19 kursi.

Berdasarkan data dari berbagai sumber, dari 575 anggota DPR terpilih, 321 orang atau 56 persen merupakan petahana. Sedangkan 254 lainnya atau 44 persen merupakan wajah baru.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting, Pangi Syarwi Chaniago berharap, anggota dewan yang baru dilantik ini mampu memperjuangkan aspirasi rakyat yang mereka wakilkan.

“Kita memang berharap mereka ini mampu mengangkat harkat dan martabat DPR,” kata Pangi saat dihubungi Ide Nasional, Selasa (1/10/2019).

Menurut Pangi, sebagian besar masyarakat hingga kini masih menganggap kinerja DPR tidak memuaskan. Salah satu penyebabnya, banyak anggota dewan yang tidak disiplin dan bolos saat sidang paripurna berlangsung.

“Citra negatifnya tinggi, trust-nya enggak terlalu bagus, banyak yang tidak terlalu memuaskan masyarakat atau publik. Citra parlemen yang masih tidak disiplin, malas, tidak sesuai target,” ucap Pangi.

Pangi menambahkan, beban besar anggota DPR adalah mengesahkan undang-undang sesuai target Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Dari catatan Pangi, DPR periode 2014-2019 tidak mampu menembus target Prolegnas tiap tahunnya.

“Itu kelemahan DPR. Tapi yang dikejar sebenarnya bukan hanya itu saja, tapi bagaimana kualitas dari undang-undang yang dihasilkan,” tambah Pangi.

Pangi juga berharap, anggota DPR periode 2019-2024 ini harus mampu menjadi penyeimbang pemerintah dalam hal pengambilan kebijakan. Meski dalam hitung-hitungan kursi di parlemen, partai pengusung pemerintah lebih banyak dari oposisi.

“Jangan sampai nanti DPR hanya jadi tukang stempel pemerintah. Nah sekarang kekuatan di parlemen tidak kita rasakan, bahkan kita bisa mengatakan hampir tidak ada opsisi di DPR sekarang,” tutur Pangi.

Terakhir, kata Pangi, para wakil rakyat periode 2019-2024 harus mampu memberi perubahan dari periode sebelumnya. Setidaknya, mereka bisa menaikan citra DPR lebih baik. Menurut Pangi, salah satu caranya tidak terlibat kasus korupsi.

“Sangat harus berhati-hati dalam posisi anggaran karena banyak yang tersandera tersangkut kasus korupsi karena soal anggaran itu,” kata Pangi.

Infografis Wajah Lama dan Baru Anggota DPR 2019-2024. (Liputan6.com/Triyasni)

Pengamat Politik, Hendri Satrio mengatakan, anggota DPR baru harus diberi kesempatan untuk membuktikan kinerjanya menjadi wakil rakyat. Setidaknya, kata dia, mereka bisa memperjuangkan aspirasi pemilihnya.

“Justru tidak fair kalau kita langsung menganggap kapasitas mereka berada di bawah kapasitas yang lainnya. Yang harus kita ubah sekarang ya memberikan mereka kesempatan. Karena itu maka anggota DPR khususnya yang dari kalangan artis ini harus bisa bertanggung jawab,” tutur Hendri.

Menurut Hendri, minimal para anggota DPR yang baru rajin hadir setiap kali agenda sidang, baik di Komisi maupun Paripurna.

“Pertama mereka harus bisa hadir minimal di atas 90 persen kehadirannya. Sehingga masyarakat juga melihat. Minimal dari sisi kehadiran mereka itu harus hadir terus,” tambah Hendri.

Selain kehadiran, para anggota DPR yang baru ini juga harus aktif memberikan saran baik. Tujannya, agar bisa membuktikan kapasitas mereka.

“Kemudian yang kedua adalah melepas bayang-bayang nama besar yang menempel pada dirinya. Kan ada juga kan kadang-kadang anaknya siapa. Nah itu harus dibuktikan bahwa secara kapasitas mereka mampu. Tapi karena itu tadi, karena mereka baru dilantik enggak fair juga buat kita langsung menganggap mereka tidak memiliki kemampuan,” kata Hendri.

Terakhir, Hendri berharap, anggota DPR periode 2019-2024 ini bisa lebih produktif dalam bekerja. Paling tidak, kata dia, mampu meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan undang-undang.

“Maka diharapkan mereka bisa bekerja lebih produktif dibandingkan DPR sebelumnya,” tutup Hendri.

 


Artikel yang berjudul “HEADLINE: 575 Anggota DPR RI Dilantik, Optimistis Ubah Citra Suram Legislator?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment