Sekarang ini sangat sulit sekali menemukan pria ataupun wanita muslim yang dapat menjaga hatinya secara kaffah dari kehidupan fana dunia yang penuh dengan materialis. Banyak yang susah menjaga diri agar tidak terjerembab masuk ke dalam jurang kemaksiatan dan tipu daya dunia.
Banyak kita melihat diluar sana yang melakukan aktivitas pacaran sebelum akhirnya memutuskan menikah. Mereka berdalih bahwa pacaran adalah salah satu mode ta’aruf untuk mengenal pasangan satu sama lain agar mantap dalam memutuskan ke jenjang yang lebih lanjut. Padahal, secara harfiah, ta’aruf tidak memiliki arti seperti itu.
Namun, masih banyak pula beberapa muslim dan muslimah single yang tetap taat terhadap Allah subhanahu wata’ala dan memilih langsung menikah, dan melanjutkan ‘masa pacaran’ mereka setelah menikah. Walaupun mereka terlihat tidak memiliki kesiapan baik dari segi materi ataupun mental. Mereka percaya bahwa Allah subhanahu wata’ala akan senantiasa membantu kehidupan rumah tangga mereka.
Oleh karenanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum seorang pemudah mengucapkan ijab kabul dan resmi menikah. Ada yang memanjatkan doa penuh kebaikan agar pernikahan mereka bisa bertahan lama sepanjang usia. Adapun do’a yang banyak dianjurkan untuk dilafazkan calon pengantin pria demi kelancaran pernikahannya. Adalah doa yang pernah dilantunkan nabi Musa yang tertuang dalam Quran surah Al Qashas ayat 24, yang berbunyi :
فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰ إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Dan memiliki arti sebagai berikut :
Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdo’a: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku”.
Do’a ini dianjurkan dibaca beberapa kali terutama pada waktu – waktu mustajab seperti sepertiga malam, antara adzan dan iqamah dan waktu mustajab lainnya. Tidak hanya diperuntukan bagi pengantin pria, pengantin wanita juga disarankan memanjatkan do’a agar dimudahkan proses pernikahannya.
Lebih lanjut terdapat beberapa persiapan yang harus diperhatikan bagi kedua calon mempelai dan yang paling penting adalah baik mempelai pria ataupun wanita haruslah menanamkan niat baik untuk menikah
Kualitas niat menjadi tolak ukur salah satu mukmin dikatakan sebagai hamba yang memiliki kadar keimanan yang tinggi atau tidak. Semakin ia memiliki niat baik, semakin mendekati sempurna pula nilai amal yang dimiliki.
Dari Umar bin Khatab Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Amal itu ada karena niat, dan pahala yang diperoleh seseorang sesuai apa yang dia niatkan. (HR. Bukhari no. 1, Muslim 5036, dan yang lainnya)
Kedua pasangan harus menanamkan niat dimana pernikahan yang dilangsungkan merupakan salah satu bentuk mengikuti ajaran Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Karena Allah berfirman,
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً
“Sungguh Aku telah mengutus para rasul sebelum kamu dan Aku jadikan untuk mereka istri dan keturunan.” (QS. ar-Ra’du: 38).
Nah demikian doa serta beberapa surah Qur’an yang bisa dilafalkan saat sedang berada di dalam proses menuju pernikahan. Wallahualam.
islam
agar-pernikahan-lancar,doa-pernikahan,doa-sebelum-pernikahan,menikah-dalam-islam
agar-pernikahan-lancar,doa-pernikahan,doa-sebelum-pernikahan,menikah-dalam-islam
Artikel yang berjudul “Memanjatkan Do’a Sebelum Menikah, Ini Do’a Agar Pernikahan Kamu Lancar” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment