Pada hari Jumat tepatnya tanggal 27 September 2019, mantan pentolan dari grup duo Banda Neira, Ananda Badudu, ditangkap polisi. Sontak kabar ini membuat publik terkejut. Penangkapan Ananda Badudu disebabkan Ananda diduga telah mengirimkan uang kepada sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tanggal 23 dan 24 September 2019.
Ananda Badudu, selain dikenal sebagai musisi, ia juga merupakan seseorang yang sempat bekerja sebagai jurnalis. Ia dikenal cukup kritis terhadap keadaan perkembangan politik dan hukum di Indonesia. Berikut ini beberapa fakta menarik dari Ananda Badudu, simak selengkapnya di bawah ini ya.
1. Merupakan Cucu dari Salah Satu Tokoh Ahli Bahasa Indonesia, J.S Badudu
Tidak banyak yang tahu kalau Ananda Badudu merupakan cucu dari Jusuf Sjarif Badudu atau yang lebih dikenal dengan J.S Badudu, seorang tokoh ahli bahasa yang banyak menyumbangkan penelitian – penelitian penting terkait perkembangan Bahasa Indonesia. Beberapa karyanya bahkan sudah di terbitkan dalam bentuk buku, antara lain:
Membina Bahasa Indonesia Baku (2 jilid)Belajar memahami Peribahasa (6 jiIid)Mari Membina Bahasa Indonesia Seragam (3 jilid)Sari Kesusasteraan Indonesia untuk SMA (2 jilid)Penuntun Ujian Bahasa Indonesia untuk SMP (Catatan: Buku no. 7 s.d. 10 diterbitkan).
2. Alumni Universitas Katolik Parahyangan
Ananda Badudu merupakan lulusan Universitas Katolik Parahyangan untuk jurusan Hubungan Internasional di tahun 2006. Ananda juga diketahui mengawali karirnya sebagai wartawan di surat kabar harian TEMPO pada tahun 2011. Setelah lima tahun mengabdi menjadi jurnalis TEMPO, ia memutuskan berhenti di bulan Juni 2016. Namun meski begitu, ia tetap menekuni bidang jurnalistik. Saat ini diketahui, Ananda Badudu masih tergabung dalam VICE Indonesia sejak tahun 2018.
3. Membentuk Grup Musik Duo Indie di Tahun 2012
Ananda Badudu juga dikenal sebagai musisi. Ia diketahui membentuk sebuah grup duo Indie bersama Rara Sekar, kakak dari penyanyi cantik Isyana Sarasvati. Grup duo yang diberi nama Banda Neira ini sukses meraih popularitas dengan lagu – lagunya yang enak didengar. Beberapa judul lagu yang meraih minat tinggi para pencinta musik Indonesia antara lain ‘Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti’, ‘Sampai Jadi Debu’, ‘Sebagai Kawan’, dan ‘Kisah Tanpa Cerita’. Sayangnya, grup ini memutuskan bubar pada tahun 2016, tepatnya pada bulan Desember 2016 silam.
4. Ditangkap Karena Membantu Mahasiswa
Bersama Dandhy Dwi Laksono, Ananda Badudu ditangkap kepolisian pada tanggal 27 Desember 2019. Ia ditangkap terkait dugaan adanya keterlibatan Ananda Badudu dalam aksi Mahasiswa yang melakukan demo di tanggal 23 dan 24 September 2019 lalu. Penangkapan Ananda Badudu mendapat kritikan pedas dari masyarakat karena dianggap telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) atas kebebasan berpendapat.
5. Dibebaskan Setelah Diperiksa Beberapa Jam
Ananda Badudu akhirnya dibebaskan dan diperbolehkan pulang oleh pihak penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia mengaku hanya diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana kepada Mahasiswa yang menggelar aksi demo di depan Gedung DPR. Saat dibebaskan, ia mengaku bahwa di dalam Polda masih banyak mahasiswa – mahasiswa lainnya yang ditahan tanpa mendapat pendampingan hukum.
Ananda mengaku sedih karena mereka diproses dengan cara yang tidak etis dan berperikemanusiaan. Ia mengaku beruntung karena dia memiliki keuntungan sehingga ia bisa dibebaskan lebih cepat. Ia pun mengatakan kepada media bahwa mahasiswa – mahasiswa di dalam lebih membutuhkan pertolongan di bandingkan dirinya.
Ananda Badudu adalah satu dari sekian aktivis yang selalu mendukung dan aktif dalam membantu mahasiswa – mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi demi kemajuan bangsa dan negara.
seleb
ananda-badudu,banda-neira,ham
ananda-badudu,banda-neira,ham
Artikel yang berjudul “Fakta Ananda Badudu, Mantan Jurnalis dan Musisi yang Ditangkap Kepolisian” ini telah terbit pertama kali di:
No comments:
Post a Comment