Polri: Tak Ada Polisi Jadi Kreator Grup WhatsApp Pelajar Demo di DPR - Ide Nasional

Breaking

Wednesday, October 2, 2019

Polri: Tak Ada Polisi Jadi Kreator Grup WhatsApp Pelajar Demo di DPR

Direktorat Tindak Pidana Siber Mabes Polri menangkap orang-orang yang berperan dibalik terbentuknya grup WhatsApp Anak STM dan SMK saat demo di Kompleks DPR/MPR.

Rickynaldo mengatakan, pihaknya menemukan 14 grup yang bermuatan menghasut para peserta grupnya yang rata-rata pelajar untuk berdemonstrasi pada 25 September hingga 30 september .

“Total seluruh Indonesia ada 14 grup STM/SMK. Mulai dari nama yang bermacam-macam tapi di depannya selalu diawali dengan nama STM atau SMK,” kata Ricky.

Rickynaldo menyebut tujuh grup dinilai memenuhi unsur pidana. Polisi pun menangkap tujuh orang.

Satu di antaranya ditetapkan sebagai tersangka yakni RO, orang yang membuat grup STM/K bersatu.

RO membuat grup untuk bergabung menghimpun massa agar ikut berujuk rasa menuju DPR Senayan menolak RUKUHP.

“Kita tangkap tadi malam di Depok, saat ini masih diperiksa. Karena saudara RO masih di bawah umur, jadi tidak bisa dibawa yang bersangkutan ke Divisi Humas,” ujar dia.

Rickynaldo menyebut sisanya masih berstatus saksi. Mereka adalah admin dari STM-SMK SENUSANTARA, SMK STM SEJABODETABEK, JABODETABEK DEEMOKRASI, STM Sejabodetabek dan SMK STM seJabodetabek

“Kami tangkap MPS (17), WR (17), BH (17), MAN, (29), KS (16), DI (32). Semuanya diamankan di Polres Garut, Polres Bogor, Polres Subang dan Polres Malang. Kecuali kreator di Ditipidsiber,” ujar dia.


Artikel yang berjudul “Polri: Tak Ada Polisi Jadi Kreator Grup WhatsApp Pelajar Demo di DPR” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment